Kamis, 23 Februari 2012

Pesan Terakhir di Kesunyian...

Dalam diam aku hanya bisa menyampaikan ini, sebuah tulisan tak bermakna yang selalu menimbulkan pertanyaan.

Dalam mengarungi lautan tidaklah mudah, tanpa arah tujuan yang jelas dapat menenggelamkan semuanya. Mungkin begitulah pengandaian yang sesuai dengan arti kehidupan.

Untuk mencapai suatu tujuan itu, tidaklah mungkin bila ada sesuatu yang harus dikorbankan.

Mari kita mengingat sedikit kenangan yang sudah terjadi...

Untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik, seorang pria rela mencintai wanita yang menurut wanita tersebut dia bukanlah wanita yang baik. Sang pria hanya meyakini bahwa wanita yang dia pilih sebelumnya memang tidak pantas diperjuangkan lagi. Oleh karena itu terpilihlah seorang wanita yang menurutnya adalah wanita yang sanggup mengarungi kehidupan bersama.

Seperti apa yang sudah banyak dikemukanan dalam buku terkenal, tentang Hukum Tarik-Menarik (Law of Attraction) yang intinya kurang lebih begini:
Apa yang anda pikirkan, itulah yang semesta berikan.”
Bisa juga dibilang, pikiran itulah yang menarik segala sesuatu itu terjadi, tentu saja dengan izin Yang Maha Kuasa. Bukankah Dia itu persis seperti persangkaan hamba-Nya?

Sebelumnya, sang wanita pernah atau bahkan sering memikirkan tentang pria tersebut. Tanpa disadari sang wanita, apa yang dipikirkannya menjadi kenyataan.

Lambat laun pemikiran sang wanita masih terpaut pada ketidak-baikan sifat maupun perilakunya, hingga akhirnya pemikiran tersebut membawanya dalam kehidupan nyata sehingga mengakibatkan perasaan sang pria kecewa.

Ketika itu sang pria hanya bermodal percaya atas kepergian sang wanita untuk ke luar kota. Sang pria dengan ikhlas mengantarkan kepergian orang yang disayanginya ke stasiun. Sesampainya wanita tersebut di kota tujuannya, tanpa memikirkan perasaan pria yang mencintainya, dia bertemu dengan pria lain tanpa sepengetahuan pria yang percaya akan semua tutur katanya.

Waktu pun masih berdetak.

Mereka berdua pergi keluar kota berdua bersama teman-teman lainnya untuk sebuah kegiatan sosial. Sebelum keberangkatan, ternyata sang wanita pergi menemui pria lainnya tanpa sepengetahuan pria yang mencintainya. Terjadi lagi. Saat di lokasi kegiatan sosial, terjadi selisih paham antara keduanya, hingga akhirnya sang wanita meminta maaf dengan tulus dibalut dengan takut dan canda.

Saat hari terakhir kegiatan, sang wanita lemas dan akhirnya jatuh pingsan. Ketika mendengar berita tersebut, sang pria langsung berlari menghampiri tempat wanita tersebut di istirahatkan. Sang pria mengangkat tubuh wanita yang disayanginya itu, yang dianggapnya adalah wanita yang patut untuk diperjuangkan. Semalaman 
sang pria menunggu di samping wanita tersebut untuk menjaga keadaannya agar tidak memburuk.

Ke esoka harinya semuanya pun berubah. Sebuah kebenaran disampaikan oleh Tuhan melalui pria yang ditemui wanita tersebut saat pergi ke luar kota sendirian beberapa waktu lalu.

Apa yang terjadi? Sang pria yang merasa di kecewakan masih meyakini bahwa kasih sayang yang dimilikinya masih belum pudar terhadap wanita tersebut.

"Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan mengerjakan shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (QS Al-Baqarah : 153)

Itu hanyalah sedikit kisah yang mengawali kehidupan mereka berdua.
Hingga saat ini sang pria hanya bermodalkan keyakinan. Dia berusaha sabar dan bersyukur atas hidup yang diterimanya. Dia percaya bahwa apa yang dikatakan Tuhan selalu benar.

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." (QS Al Baqarah : 286)

"Dan carilah pada apa yang telah dianugrahkan Allah kepadamu kebahagiaan negeri akhirat, dan janganlah kamu lupakan bagianmu dari kenikmatan duniawi dan berbuat baiklah kepada orang lain. Sebagai mana Allah telah berbuat baik kepadamu dan janganlah kamu berbuat kerusakan dimuka bumi, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan." (QS Al-Qashash : 77)

Menurutnya, sang wanita hanya belum menemukan sinarnya. Jati diri sang wanita masih tertutup oleh badai yang selalu mengombang-abingkannya untuk mencapai tujuan hidupnya. Tetapi sang pria masih tetap yakin bahwa wanita pilihannya adalah wanita yang baik.

Ada dua kata yang selalu bisa membuat orang tersenyum walaupun menyakitkan.
Terima kasih dan Maaf.
Ucapkanlah maaf setiap saat, baik itu dalam posisi benar maupun salah. Dan ucapkannlah terima kasih walaupun yang diterima tak sesuai dengan persangkaan kita. Tuhan lah yang akan menilai perbuatan kita, bukan orang lain.

Aku + Kamu = Kita
 Kita yakin bahwa kita lah yang menentukan masa depan.

Ku harap kau menerima pesan ini dengan penuh pengertian.


Life’s too short to be unhappy..
Laugh when u can..
Apologize when u should..
Don't go of what you can’t change..
Smile when u’re sad..
Love what u’ve got..
Always remember what u had..
Always forgive, never forget....
Life Goes On !!!

Selasa, 21 Februari 2012

Piece of memories

Ketika aku mendengar lagu ini tadi pagi, tiba” aku terdiam dan mengingatmu. Kau pernah bertanya padaku tentang arti dari lirik lagu ini. Entah ini hanya khayalku, tapi aku merasa bahwa dalam lirik lagu ini kau menyampaikan pesanmu pada semua yang telah engkau tinggalkan.....


Iris - Goo goo dolls 


And I’d give up forever to touch you
Cause I know that you feel me somehow
You’re the closest to heaven that Ill ever be
And I dont want to go home right now

And all I can taste is this moment
And all I can breathe is your life
and sooner or later its over
I just dont want to miss you tonight

And I dont want the world to see me
Cause I dont think that they’d understand
When everythings made to be broken
I just want you to know who I am

And you cant fight the tears that aint coming
Or the moment of truth in your lies
When everything feels like the movies
Yeah, you bleed just to know youre alive

And I dont want the world to see me
Cause I dont think that they’d understand
When everythings made to be broken
I just want you to know who I am

I know it’s hard to believe  that u’ve gone forever in this life. But, i will always keep all of memories with you.
Rest In Peace my brother, Fachrizal Dwi Putra.....


Best Friend i've ever had !!!

Senin, 20 Februari 2012

A Diamond For My Beloved Mother


Alhamdulillah Gusti...

Malem ini gw abis nangis” didepan kedua orang tua tercinta gw, gw nangis karna suatu hal yang selama ini udah gw mimpikan akhirnya bisa terwujud malam ini. *sujud syukur diatas genteng*

Ibu gw tuh dari dulu kepingin banget punya berlian, tiap minta ke bapak, jawabnya selalu nanti dulu, alasannya sudah pasti kebutuhan anak dan keluarga yang masih besar dan harus diutamakan. Bukannya bapak gw pelit ato ga mampu beliin berlian, cuma cara berpikir bapak gw ini super banget, sampe” nurun ke gw yang lumayan (cakep) ini. Bapak berpikir kalo investasi dalam bentuk permata ato logam mulia tuh harus ada uang lain diluar kebutuhan itu tadi. *mangap*

Nah, malem ini gw bertindak sebagai............. anak yang berbakti kepada kedua orang tua. *nyengir*

Ada kata” seorang muda yang bijak nih, ga sebut merek deh biar pada bingung semua...

“Tuhan tidak melihat seberapa besar nilai yang kita keluarkan, tetapi Tuhan melihat seberapa berani kita mengorbankan sesuatu yang kita sayangi, untuk mendapatkan sesuatu yang jauh lebih kita butuhkan.”


“dahulukan kepentingan orang lain, terutama orang yang kita sayangi, kemudian ikuti dengan kepentingan pribadi.”


Nah, kata” beliau nih yang menginspirasi gw untuk bertindak demi suatu perubahan. #ciee #halaah #ciee #banget

Beberapa hari yang lalu, kamera kesayangan gw yang dulu gw idam” kan banget akhirnya gw jual juga. Alasannya bukan karna bosen, tapi udah jarang motret aja. Gw sebelumnya udah berinisiatif buat beliin ibu berlian dari uang hasil jual kamera itu, dan akhirnya kesampean juga.

Gini nih ceritanya, uang yang gw dapet bener” diluar perkiraan harga jual kamera bekas. Gw sempet bingung buat nambahin beli ntu berlian. Akhirnya accesorisnya juga gw jual ke temen gw, lumayan lah buat tambahan beli berlian.

Malem ini tadi, gw sendirian keliling toko perhiasan di salah satu pusat perbelanjaan di surabaya yang jual berlian. Keluar masuk toko untuk ribuan kali alhasil nemu juga. Gw sampe bingung milih, bukan milih model ato karat dari berlian itu, tapi gw bingung ama budget yang gw punya. *tepok jidat*

Sampe” nih ya, cece yang jual juga ikutan bingung, gw bingung milih yang cocok ama uang di kantong, cecenya bingung nyari di dalem yang sesuai ama keinginan gw. Saking bawelnya gw tadi waktu milih, gw ngerusakin cincin yang lagi gw liat. Cincinya jatuh trus berliannya lepas dari ntu cincin. Cecenya melongo, gw mangap, pegawainya teriak” kaget, anjing menggonggong, khafilah tetap berlalu.

Syukurnya masalah itu bukan masalah besar, cecenya cuma bilang kalo masalah gitu masih bisa dibenerin di ahlinya. Setelahgw  miliih” sampe 1 jam, cecenya keluar sambil bawa cincin dengan teriak” girang. Gw girang juga, tapi harganya masih belum cocok ama budget yang di kantong.

Tapi tanpa pikir panjang, ditambah rayuan cecenya yang udah bantuin nyari pesenan gw yang rewel ini, gw putuskan buat beli ntu berlian. Alasannya nih ya: 
1) buat nyenengin ibu tercinta,
2) belajar berkorban demi orang yang kita sayangi,
3) nggak enak ama cecenya gara” udah ngerusak dagangan
4) jawaban 1,2 dan 3 benar.

Saking senengnya, pas di jalan gw ketawa” sambil nyanyi” ga jelas. Setelah sampe rumah gw langsung minta maaf sama Bapak dan Ibu gw yang udah mau tidur, skalian minta doa buat masa depan gw yang sungguh sangat rahasia ini.

Sambil nangis” bombay, pas nangis keluar bawang bombay gitu dari mata gw, gw kasiin ntu cincin berlian ke ibu gw. Gw pasangin di jari manis beliau dan alhamdulillah ukurannya pas ga kekecilan dan ga kegedean pula. Ibu gw kaget, bapak gw senyum” ke gw, adek gw ngorok sambil ngiler.

ALHAMDULILLAH YA RABB, SALAH SATU KEINGINAN HAMBA TELAH ENGKAU KABULKAN MALAM INI.....


Malem ini malem yang bersejarah bagi gw, bagi ibu gw, bagi keluarga tercinta gw.
*cium layar laptop*

Selasa, 17 Januari 2012

Her Voice


 Inilah suara yang selalu ku dengar saat rindu mulai menguasaiku...



Indah menenangkan keadaan.....

Surat Cinta Untukmu...


Entah aku harus memulainya darimana, kau sosok wanita yang tak begitu sempurna namun sanggup menyempurnakan hidupku. Senyummu, parasmu, bahkan celoteh kesalmu sanggup membuatku terpaku untuk selalu mengingatnya.

Aku bingung harus menulis apa, yang terlintas dalam benak hanyalah kenangan saat kita bersama. Bercanda dan bertengkar sudah jadi rutinitas hubungan kita. Saat aku susah, kau tiba-tiba hadir dengan memberikan kemudahan, tanpa memikirkan resiko apapun, kau membantuku dengan semangat. Sungguh indah semua kenangan yang kau berikan padaku.

Aku sosok yang selalu menuntut kesempurnaan, padahal aku tau tak ada yang sempurna di kehidupan ini. Itulah kesalahan terbesarku kepadamu. Tujuanku hanyalah untuk kebaikanmu semata. Iyaa benar, hanya untuk kebaikanmu.

Teringat saat...
Ku kecup keningmu setelah sholat berjama’ah
Ku belai halus rambutmu saat kau terlelap
Ku gosok punggungmu serta ku pijat saat kau sakit...
Pelukanmu yang begitu menenangkan
Hangat tanganmu saat tubuhku menggigil kedinginan
Dan perhatian kecilmu yang kadang aku sepelehkan hingga akhirnya aku menyesalinya dalam diam.

Maaf... Aku hanya bisa mencintaimu dalam diam.
Mungkin inilah awal dari kebahagian kita. Harapku dalam doa hanyalah masa depanmu yang terbalut dalam segala macam kebaikan.





Untukmu ANK.YNWT. 

Rabu, 11 Januari 2012

Loooong trip to Jakarta

Kenapa gw tiba” pingin nulis lagi? Tanyakan pada Galileo!!!

Awal mula cerita ini dimulai itu disaat gw mau ngurus Visa buat ke Aussie di Kedutaan Besar Australia di Jakarta. Nggak terlalu penting sih, tapi ada kejadian” yang nggak banget yang patut gw tulis dan ga patut gw simpen dalam otak yang makin penuh ini.
Awal taun lalu gw dapet tawaran kerja jadi Barrista di Aussie, padahal gw masih cupu. Minum kopi aja jarang, sekalinya minum kopi langsung teler eeh kok dapet kerja ngeracik kopi. Waktu itu gw juga lagi kuliah semester 5, nanggung kan? Yatapi namanya kesempatan ga dateng dua kali dan gw memutuskan untuk..... Jeng-jeng....

Info dari kolega bokap di Jakarta mepet banget, waktu itu duit gw belum beranak pinak jadi milyaran, akhirnya bokap gw terpaksa bayarin ongkos buat ngurus Visa deh. Pas itu duit bokap lagi mepet, alasannya sih duitnya lagi mepet. Gitu.

Tiket pesawat yang berangkat siang itu banyak yang habis, ada tapi MAHAL. Tiket kereta api juga udah penuh semua, al-hasil naik bis kota. Yap, kendaraan yang ga ada hiburannya sama sekali. Kalo pantat capek ga bisa nungging, beda dengan kereta kan. 

Dengan penuh perjuangan duduk cakep di kursi penumpang, gw mulai bosen. Selama 5 jam perjalanan yang gw denger cuma lagu keroncong yang bikin bayi depan gw muntah tiap 1 jam sekali. Bokap gw bilang kalo besok sekitar jam 7 udah masuk Jakarta, dan besoknya pas gw liat jam, tepatnya jam 7 pagi, bis yang mengirim gw dan bokap masih berada di tengah jalan. Entah jalan mana, yang jelas bis itu berhenti gara” macet. You know what? Macetnya sepanjang 20km lebih!!! Fuck the what banget kan.

Perjalanan yang kita tempuh tepat selama 24 jam. Jam 12.23 bis biadab ini mengirim kita pas di tujuan, terminal entah apa namanya, gw lupa beneran. Ga pake babibubebo, gw ninggalin bokap langsung masuk warung dan pesen es teh yang bonus soto betawi. Belum 2 menit gw tinggal, ehh bokap gw udah ilang aja. Gw muter” nyari di terminal ternyata bokap beneran ilang. *camera zoom*

Gw telpon bokap, gw bingung harus telpon ke hape yang mana. Lha hape bokap aja ada 6, dan itu dibawa semua. Gw mikir lama sampe rambut gw yang keriting ini makin keriting, akhirnya gw mutusin buat nelponin semua nomer hape bokap gw, 4 nomer hape ga dijawab, 1 nomer hape gw belum tau keberadaanya, dan pas kesempatan terakhir buat nyobain nomer paling spektakuler dan fantastis, bokap gw jawab pelan” gini

‘kamu makan dulu aja, nanti bapak nyusul, ini lagi boker di ponten, udah ndak kuat nahan mulai dari jam 10 tadi, tunggu situ yah, jangan ngilang.’

Gw belum sempet bilang apa” telponnya udah putus, bokap gw ngerti banget kalo gw lagi fakir pulsa. Tapi gw sewot gara” muter” nyariin bokap keliling terminal, akhirnya gw lampiasin ke bapak penjual es teh yang bonus soto betawi itu.. ‘Pak... sotonya nambah satu lagi boleh ya!!’

Setelah sholat dan check in di hotel, gw dan bokap pergi ke kelapa gading buat ketemu ama koleganya. Janjian jam 4 sore tapi sampe jam 5 ntu orang belum nongol batang kemaluannya. Bokap mutusin buat nongkrong di J.co tanpa membeli donat ato minuman apapun. Aaakkkkkk..... gw bener” kayak orang bego. Bokap bilang kalo duitnya ga cukup buat pulang kalo dibuat beli donat ama minumannya yang harganya senilai satu tiket kereta. Gw langsung nyengir kayak kuda yang kebetulan lewat depan ntu mall.

Jam menunjukkan pukul 17.50 dan kolega bokap masih belum dateng juga, alasannya sama seperti orang” jakarta kebanyakan, Macet. Daripada gw emosi trus pelayannya J.co gw sandra biar ditebus ama donat 5 trek, gw mutusin buat sholat magrib aja di musholanya ntu mall. Setelah wudhu gw bingung liatin orang” yang duduk di shaf mushola, gw mikir cepet banget sholat jama’ahnya di Ibu kota ini. Gw berdiri di baris ke tiga trus gw sholat magrib dan lanjut dzikir plus doanya sekalian. Wajah keren gw yang banyak salah ini akhirnya ninggalin ntu mushola sambil diliatin beberapa orang. Maklum, kan gw keren. Oiya, keren banget lho, bukan keren aja. Sampe sini ada pertanyaan?

Gw balik ke J.co sambil ngiler ngeliatin donat yang ketutupan mbak” pake rok mini baju tanpa lengan dengan tubuh yang Subhanallah banget. Gw samperin bokap trus duduk di sebelahnya, bokap gw diem trus bilang gini...

‘kamu tadi sholat apa hot? Coba diem trus dengerin suara samar” dari masjid deh.’

Gw diem sambil kayang diatas meja, trus gw teriak....

‘Masya Allah pap!! Kok baru adzan??? Lha aku tadi gimana??? Pantesan banyak orang liatin pas di mushola!!!’

‘makanya jangan buru” nyari pahala, gantian jaga nih meja, bapak mau sholat dulu, kalo ada waiters yang ngasih pesenan kamu terima aja ya.’

‘papa pesen? Gitu dong!!’

‘nggak kok, sapa tau mereka salah anter menu.’

Gw langsung buang muka seketika itu.


Setelah ketemu koleganya bokap sampe malem, kita balik ke hotel sambil cengar-cengir gara” bokap dibeliin banyak makanan ama koleganya. Malem itu gw bingung mau tidur gaya apa, lagi” gw mikir sampe rambut yang udah keriting ini jadi makin keriting. Gw boker dulu, trus lanjut mikir. Hasilnya nihil.

Bokap gw menang dengan dengkuran super spektakuler dan bombastis nan dramatis. Mulai dari suara gergaji mesin, gergaji kayu, bahkan suara gergaji besi yang belinya nyicil bisa muncul dari mulut bokap gw malem itu.

Gw cuma bisa pasrah sampe pagi tiba. Setelah siap” mau berangkat ke Kedubes Australia, bokap gw ngajak sarapan. Gw girang kayak anak yang udah sebulan ga dikasih makan bapaknya cuma gara”  gw terlalu keren. Tiba-tiba girang gw hilang pas bokap gw bilang kalo makan di restauran hotel itu mahal, bokap ngajak makan di warteg yang ga seberapa jauh dari hotel.

Lagi-lagi bokap gw ngajarin gw hidup susah sebelum kaya, pesennya biar gw ga kaget kalo nanti pas udah kaya trus diajak makan makanannya orang susah. What a not so perfect father...

Setelah urusan di Kedubes Australia lumayan beres, bokap mutusin buat langsung balik ke rumah. Tetap dengan alasan kalo hidup di Ibu kota itu mahal biayanya dan memang itu benar adanya.

Tiket pesawat lagi” habis, begitulah kata bokap sebelum tanya ke agen tiket. Tiket kereta juga tinggal ekonomi, dengan alasan bokap bahwa yang bisnis dan eksekutif lagi masuk bengkel. Dan lagi-lagi dengan penuh perjuangan, gw duduk cakep di bis yang biadabnya belum keliatan ini.

Yaa begitulah salah satu cuplikan cerita cinta, maaf ralat.

Yaa begitulah singkat cerita perjuangan gw ama bokap pergi ke Jakarta dengan duit yang lagi pas-pas-an. Masih untung bokap ga nyaranin numpang truk ekspedisi yang nganter barang. Bayangin aja sendiri gimana rasanya...

Oiya, bokap gw nih orangnya penuh nyali, gausah heran kalo nanti pas ketemu bokap gw omongannya bikin gemetar. FYI aja sih.

Sekian dan jangan ada pertanyaan diantara kita.

Minggu, 08 Januari 2012

Untuk Calon Istriku...

Dear Wanita yang akan menjadi istriku kelak,
Siapapun engkau yang menyimpan satu tulang rusukku, tolong jagalah sampai kita dipertemukan dengan ikatan suci.
Aku ingin berpesan sebelum aku berhak atas dirimu nanti. Kenalilah aku dan terimalah aku dengan apa adanya, maka aku akan mengenalmu dengan seluruhnya, hormatilah aku dengan keramah tamahanmu, dan aku akan menghormati serta menjagamu dengan seluruh kemampuanku.
Aku bukanlah layaknya pria yang diciptakan untuk mencintai dunia, aku lebih mengutamakan kehidupan setelah didunia ini. Aku akan bersyukur bila kita dipertemukan lagi di kehidupan setelah ini.
Aku memilihmu bukan karna kecantikan maupun kehidupanmu, aku lebih menyukai setiap senyuman yang muncul dari bibir manismu. Ntah seberapa buruk masa lalumu, aku akan berusaha merubahnya lebih baik dengan masa depan yang aku janjikan.
Aku tak pernah tau siapakah wanita yang akan menjadi istriku nanti, tapi aku yakin bahwa yang aku pilih adalah yang terbaik bagi masa depanku maupun masa depanmu. Semoga Allah meridhoi perjalanan hidup yang hanya sementara ini.

Dear wanita yang akan aku bimbing dalam kehidupan suci nanti,
Aku titipkan anak-anak kita bila Allah menitipkan keturunan kepada kita, ajarilah mereka bagaimana cara mengenal Allah dengan baik. Doakan mereka dengan ikhlas dari dasar lubuk hatimu agar menjadi sosok yang mengerti akan agama, keluarga serta lingkungan sekitarnya.
Marahlah bila perbuatan mereka salah, jangan kau manja dengan kasih sayang yang berlebihan, jangan pula kau mengucap kata yang bersifat fatal. Kau adalah surga bagi mereka, bimbinglah dengan sabar dan penuh pengertian agar mereka tak terjerumus ke neraka jahanam.
Tugasku adalah mengingatkanmu dan anak-anak kita, menjaga serta memenuhi segala kebutuhan kita, baik dunia maupun akhirat.
Bila aku diam, jangan pula kau ikut diam. Bila aku marah, mengertilah bahwa marahku karena sebab.
Aku akan berusaha menjadi pria serta suami yang benar, mengutamakan perasaan keluarga.
Ingatkan aku bila aku mulai salah.

Dear wanita yang akan mendampingiku sampai akhir hayat,
Kau yang akan membantuku untuk menggapai surga, engkau pula yang akan menjerumuskanku ke neraka.
Aku percaya pada Allah bahwa engkau adalah wanita baik yang diciptakan untuk mendampingiku.



Dariku, Calon Suamimu yang menitipkan satu tulang rusuk padamu.