Dear Wanita yang akan menjadi istriku kelak,
Siapapun engkau yang menyimpan satu tulang rusukku, tolong jagalah sampai kita dipertemukan dengan ikatan suci.
Aku ingin berpesan sebelum aku berhak atas dirimu nanti. Kenalilah aku dan terimalah aku dengan apa adanya, maka aku akan mengenalmu dengan seluruhnya, hormatilah aku dengan keramah tamahanmu, dan aku akan menghormati serta menjagamu dengan seluruh kemampuanku.
Aku bukanlah layaknya pria yang diciptakan untuk mencintai dunia, aku lebih mengutamakan kehidupan setelah didunia ini. Aku akan bersyukur bila kita dipertemukan lagi di kehidupan setelah ini.
Aku memilihmu bukan karna kecantikan maupun kehidupanmu, aku lebih menyukai setiap senyuman yang muncul dari bibir manismu. Ntah seberapa buruk masa lalumu, aku akan berusaha merubahnya lebih baik dengan masa depan yang aku janjikan.
Aku tak pernah tau siapakah wanita yang akan menjadi istriku nanti, tapi aku yakin bahwa yang aku pilih adalah yang terbaik bagi masa depanku maupun masa depanmu. Semoga Allah meridhoi perjalanan hidup yang hanya sementara ini.
Dear wanita yang akan aku bimbing dalam kehidupan suci nanti,
Aku titipkan anak-anak kita bila Allah menitipkan keturunan kepada kita, ajarilah mereka bagaimana cara mengenal Allah dengan baik. Doakan mereka dengan ikhlas dari dasar lubuk hatimu agar menjadi sosok yang mengerti akan agama, keluarga serta lingkungan sekitarnya.
Marahlah bila perbuatan mereka salah, jangan kau manja dengan kasih sayang yang berlebihan, jangan pula kau mengucap kata yang bersifat fatal. Kau adalah surga bagi mereka, bimbinglah dengan sabar dan penuh pengertian agar mereka tak terjerumus ke neraka jahanam.
Tugasku adalah mengingatkanmu dan anak-anak kita, menjaga serta memenuhi segala kebutuhan kita, baik dunia maupun akhirat.
Bila aku diam, jangan pula kau ikut diam. Bila aku marah, mengertilah bahwa marahku karena sebab.
Aku akan berusaha menjadi pria serta suami yang benar, mengutamakan perasaan keluarga.
Ingatkan aku bila aku mulai salah.
Dear wanita yang akan mendampingiku sampai akhir hayat,
Kau yang akan membantuku untuk menggapai surga, engkau pula yang akan menjerumuskanku ke neraka.
Aku percaya pada Allah bahwa engkau adalah wanita baik yang diciptakan untuk mendampingiku.
Dariku, Calon Suamimu yang menitipkan satu tulang rusuk padamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar