Rabu, 12 November 2025

Perjalanan Hijrah

الحمد لله setelah vakum 1 dekade, akhirnya ingat blog ini lagi... dan إن شاء الله akan lanjut nulis lagi dengan lebih mengingat hari akhir dengan tujuan mencari ridho Allah ﷻ بارك الله فيكم

Selasa, 04 Maret 2014

Ternyata aku masih punya Blog !!!!

Subhanallah
Alhamdulilla
Lailahaillallah
Allahu Akbar..... *sujud syukur diatas genteng*

Setelah vakum lebih dari beberapa abad, ternyata gw masih punya blog!!!
Iseng" ngecek prihantokoh[dot]blogspot[dot]com ternyata masih ada dan masih ada dan masih ada dan... *ditabok*

Singkat cerita nih yaa... Gw udah lulus kuliah S1 terbukti 3.5 taun, udah nikah juga sama wanita yang kalo tidur suka mangap, udah lulus S2 1.5 taun yang masa kuliahnya dihabisin bareng bapak" dan ibu" yang udah sulit dibilang sebagai mahasiswa muda, udah kerja juga di anak perusahaan BUMN. Lha bisnisnya kemana? udah ane jual ato istilahnya oper bisnis ke temen ane. *nyengir*

Jadi inti dari post ini adalah bentuk rasa syukur ane dan laporan ke blogger officer kalo yang punya prihantokoh[dot]blogspot[dot]com masih hidup.

Udah gitu aja?
Ya iya emang gitu aja. Nanti kalo ga males dan ga ilang gantengnya, gw bakal posting tulisan yang sekiranya berguna bagi Agama, Bangsa, dan Umat Manusia..

*dadah dadah ke kamera*



Kamis, 23 Februari 2012

Pesan Terakhir di Kesunyian...

Dalam diam aku hanya bisa menyampaikan ini, sebuah tulisan tak bermakna yang selalu menimbulkan pertanyaan.

Dalam mengarungi lautan tidaklah mudah, tanpa arah tujuan yang jelas dapat menenggelamkan semuanya. Mungkin begitulah pengandaian yang sesuai dengan arti kehidupan.

Untuk mencapai suatu tujuan itu, tidaklah mungkin bila ada sesuatu yang harus dikorbankan.

Mari kita mengingat sedikit kenangan yang sudah terjadi...

Untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik, seorang pria rela mencintai wanita yang menurut wanita tersebut dia bukanlah wanita yang baik. Sang pria hanya meyakini bahwa wanita yang dia pilih sebelumnya memang tidak pantas diperjuangkan lagi. Oleh karena itu terpilihlah seorang wanita yang menurutnya adalah wanita yang sanggup mengarungi kehidupan bersama.

Seperti apa yang sudah banyak dikemukanan dalam buku terkenal, tentang Hukum Tarik-Menarik (Law of Attraction) yang intinya kurang lebih begini:
Apa yang anda pikirkan, itulah yang semesta berikan.”
Bisa juga dibilang, pikiran itulah yang menarik segala sesuatu itu terjadi, tentu saja dengan izin Yang Maha Kuasa. Bukankah Dia itu persis seperti persangkaan hamba-Nya?

Sebelumnya, sang wanita pernah atau bahkan sering memikirkan tentang pria tersebut. Tanpa disadari sang wanita, apa yang dipikirkannya menjadi kenyataan.

Lambat laun pemikiran sang wanita masih terpaut pada ketidak-baikan sifat maupun perilakunya, hingga akhirnya pemikiran tersebut membawanya dalam kehidupan nyata sehingga mengakibatkan perasaan sang pria kecewa.

Ketika itu sang pria hanya bermodal percaya atas kepergian sang wanita untuk ke luar kota. Sang pria dengan ikhlas mengantarkan kepergian orang yang disayanginya ke stasiun. Sesampainya wanita tersebut di kota tujuannya, tanpa memikirkan perasaan pria yang mencintainya, dia bertemu dengan pria lain tanpa sepengetahuan pria yang percaya akan semua tutur katanya.

Waktu pun masih berdetak.

Mereka berdua pergi keluar kota berdua bersama teman-teman lainnya untuk sebuah kegiatan sosial. Sebelum keberangkatan, ternyata sang wanita pergi menemui pria lainnya tanpa sepengetahuan pria yang mencintainya. Terjadi lagi. Saat di lokasi kegiatan sosial, terjadi selisih paham antara keduanya, hingga akhirnya sang wanita meminta maaf dengan tulus dibalut dengan takut dan canda.

Saat hari terakhir kegiatan, sang wanita lemas dan akhirnya jatuh pingsan. Ketika mendengar berita tersebut, sang pria langsung berlari menghampiri tempat wanita tersebut di istirahatkan. Sang pria mengangkat tubuh wanita yang disayanginya itu, yang dianggapnya adalah wanita yang patut untuk diperjuangkan. Semalaman 
sang pria menunggu di samping wanita tersebut untuk menjaga keadaannya agar tidak memburuk.

Ke esoka harinya semuanya pun berubah. Sebuah kebenaran disampaikan oleh Tuhan melalui pria yang ditemui wanita tersebut saat pergi ke luar kota sendirian beberapa waktu lalu.

Apa yang terjadi? Sang pria yang merasa di kecewakan masih meyakini bahwa kasih sayang yang dimilikinya masih belum pudar terhadap wanita tersebut.

"Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan mengerjakan shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (QS Al-Baqarah : 153)

Itu hanyalah sedikit kisah yang mengawali kehidupan mereka berdua.
Hingga saat ini sang pria hanya bermodalkan keyakinan. Dia berusaha sabar dan bersyukur atas hidup yang diterimanya. Dia percaya bahwa apa yang dikatakan Tuhan selalu benar.

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." (QS Al Baqarah : 286)

"Dan carilah pada apa yang telah dianugrahkan Allah kepadamu kebahagiaan negeri akhirat, dan janganlah kamu lupakan bagianmu dari kenikmatan duniawi dan berbuat baiklah kepada orang lain. Sebagai mana Allah telah berbuat baik kepadamu dan janganlah kamu berbuat kerusakan dimuka bumi, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan." (QS Al-Qashash : 77)

Menurutnya, sang wanita hanya belum menemukan sinarnya. Jati diri sang wanita masih tertutup oleh badai yang selalu mengombang-abingkannya untuk mencapai tujuan hidupnya. Tetapi sang pria masih tetap yakin bahwa wanita pilihannya adalah wanita yang baik.

Ada dua kata yang selalu bisa membuat orang tersenyum walaupun menyakitkan.
Terima kasih dan Maaf.
Ucapkanlah maaf setiap saat, baik itu dalam posisi benar maupun salah. Dan ucapkannlah terima kasih walaupun yang diterima tak sesuai dengan persangkaan kita. Tuhan lah yang akan menilai perbuatan kita, bukan orang lain.

Aku + Kamu = Kita
 Kita yakin bahwa kita lah yang menentukan masa depan.

Ku harap kau menerima pesan ini dengan penuh pengertian.


Life’s too short to be unhappy..
Laugh when u can..
Apologize when u should..
Don't go of what you can’t change..
Smile when u’re sad..
Love what u’ve got..
Always remember what u had..
Always forgive, never forget....
Life Goes On !!!

Selasa, 21 Februari 2012

Piece of memories

Ketika aku mendengar lagu ini tadi pagi, tiba” aku terdiam dan mengingatmu. Kau pernah bertanya padaku tentang arti dari lirik lagu ini. Entah ini hanya khayalku, tapi aku merasa bahwa dalam lirik lagu ini kau menyampaikan pesanmu pada semua yang telah engkau tinggalkan.....


Iris - Goo goo dolls 


And I’d give up forever to touch you
Cause I know that you feel me somehow
You’re the closest to heaven that Ill ever be
And I dont want to go home right now

And all I can taste is this moment
And all I can breathe is your life
and sooner or later its over
I just dont want to miss you tonight

And I dont want the world to see me
Cause I dont think that they’d understand
When everythings made to be broken
I just want you to know who I am

And you cant fight the tears that aint coming
Or the moment of truth in your lies
When everything feels like the movies
Yeah, you bleed just to know youre alive

And I dont want the world to see me
Cause I dont think that they’d understand
When everythings made to be broken
I just want you to know who I am

I know it’s hard to believe  that u’ve gone forever in this life. But, i will always keep all of memories with you.
Rest In Peace my brother, Fachrizal Dwi Putra.....


Best Friend i've ever had !!!

Senin, 20 Februari 2012

A Diamond For My Beloved Mother


Alhamdulillah Gusti...

Malem ini gw abis nangis” didepan kedua orang tua tercinta gw, gw nangis karna suatu hal yang selama ini udah gw mimpikan akhirnya bisa terwujud malam ini. *sujud syukur diatas genteng*

Ibu gw tuh dari dulu kepingin banget punya berlian, tiap minta ke bapak, jawabnya selalu nanti dulu, alasannya sudah pasti kebutuhan anak dan keluarga yang masih besar dan harus diutamakan. Bukannya bapak gw pelit ato ga mampu beliin berlian, cuma cara berpikir bapak gw ini super banget, sampe” nurun ke gw yang lumayan (cakep) ini. Bapak berpikir kalo investasi dalam bentuk permata ato logam mulia tuh harus ada uang lain diluar kebutuhan itu tadi. *mangap*

Nah, malem ini gw bertindak sebagai............. anak yang berbakti kepada kedua orang tua. *nyengir*

Ada kata” seorang muda yang bijak nih, ga sebut merek deh biar pada bingung semua...

“Tuhan tidak melihat seberapa besar nilai yang kita keluarkan, tetapi Tuhan melihat seberapa berani kita mengorbankan sesuatu yang kita sayangi, untuk mendapatkan sesuatu yang jauh lebih kita butuhkan.”


“dahulukan kepentingan orang lain, terutama orang yang kita sayangi, kemudian ikuti dengan kepentingan pribadi.”


Nah, kata” beliau nih yang menginspirasi gw untuk bertindak demi suatu perubahan. #ciee #halaah #ciee #banget

Beberapa hari yang lalu, kamera kesayangan gw yang dulu gw idam” kan banget akhirnya gw jual juga. Alasannya bukan karna bosen, tapi udah jarang motret aja. Gw sebelumnya udah berinisiatif buat beliin ibu berlian dari uang hasil jual kamera itu, dan akhirnya kesampean juga.

Gini nih ceritanya, uang yang gw dapet bener” diluar perkiraan harga jual kamera bekas. Gw sempet bingung buat nambahin beli ntu berlian. Akhirnya accesorisnya juga gw jual ke temen gw, lumayan lah buat tambahan beli berlian.

Malem ini tadi, gw sendirian keliling toko perhiasan di salah satu pusat perbelanjaan di surabaya yang jual berlian. Keluar masuk toko untuk ribuan kali alhasil nemu juga. Gw sampe bingung milih, bukan milih model ato karat dari berlian itu, tapi gw bingung ama budget yang gw punya. *tepok jidat*

Sampe” nih ya, cece yang jual juga ikutan bingung, gw bingung milih yang cocok ama uang di kantong, cecenya bingung nyari di dalem yang sesuai ama keinginan gw. Saking bawelnya gw tadi waktu milih, gw ngerusakin cincin yang lagi gw liat. Cincinya jatuh trus berliannya lepas dari ntu cincin. Cecenya melongo, gw mangap, pegawainya teriak” kaget, anjing menggonggong, khafilah tetap berlalu.

Syukurnya masalah itu bukan masalah besar, cecenya cuma bilang kalo masalah gitu masih bisa dibenerin di ahlinya. Setelahgw  miliih” sampe 1 jam, cecenya keluar sambil bawa cincin dengan teriak” girang. Gw girang juga, tapi harganya masih belum cocok ama budget yang di kantong.

Tapi tanpa pikir panjang, ditambah rayuan cecenya yang udah bantuin nyari pesenan gw yang rewel ini, gw putuskan buat beli ntu berlian. Alasannya nih ya: 
1) buat nyenengin ibu tercinta,
2) belajar berkorban demi orang yang kita sayangi,
3) nggak enak ama cecenya gara” udah ngerusak dagangan
4) jawaban 1,2 dan 3 benar.

Saking senengnya, pas di jalan gw ketawa” sambil nyanyi” ga jelas. Setelah sampe rumah gw langsung minta maaf sama Bapak dan Ibu gw yang udah mau tidur, skalian minta doa buat masa depan gw yang sungguh sangat rahasia ini.

Sambil nangis” bombay, pas nangis keluar bawang bombay gitu dari mata gw, gw kasiin ntu cincin berlian ke ibu gw. Gw pasangin di jari manis beliau dan alhamdulillah ukurannya pas ga kekecilan dan ga kegedean pula. Ibu gw kaget, bapak gw senyum” ke gw, adek gw ngorok sambil ngiler.

ALHAMDULILLAH YA RABB, SALAH SATU KEINGINAN HAMBA TELAH ENGKAU KABULKAN MALAM INI.....


Malem ini malem yang bersejarah bagi gw, bagi ibu gw, bagi keluarga tercinta gw.
*cium layar laptop*